Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan

1 minute, 14 seconds Read

Budidaya ikan merupakan peluang usaha menjanjikan, mengingat perkembangan penduduk yang semakin meningkat, apalagi Kabupaten Kutai Barat menjadi salah satu kabupaten penyangga Ibu Kota Negara. Tentu saja peluang ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat kutai barat yang memiliki banyak potensi sector perikanan yang bisa dikembangkan. Sebagai asumsi saja jika penduduk kutai Barat yang berjumlah hamper 170 ribu jiwa setiap harinya mengkonsumsi ikan sebanyak 100 gr perhari maka dibutuhkan ikan sebanyak 17 ton ikan perharinya. Dan jika harga ikan dipatok rata-rata 35 ribu rupiah maka akan ada perputaran uang sebesar 595 juta rupiah, sungguh sebuah angka fantastis jika ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha perikanan khususnya.

 

Kegiatan budidaya ikan dalam kolam terpal tidak bersifat permanen, sehingga apabila sewaktu-waktu Anda membutuhkan lahan maka Anda bisa membongkarnya kapan saja, dapat meanfaatkan lahan sekitar rumah, tidak membutuhkan air terlalu banyak, suhu air relative stabil, relative aman terhadap serangan hama dan penyakit, mudah untuk diaplikasikan, mudah saat pemanenan, dapat dipadukan dengan usaha lain seperti pertanian dengan teknik aquaponik. . Sehingga usaha budidaya ikan dalam kolam terpal banyak diminati oleh masyarakat di Kutai Barat ini. Dari beberapa pengalaman pelaku usaha ini, jenis ikan yang seringa dipelihara adalah ikan lele, ikan nila, ikan patin, dan ada juga yang memelihara ikan jelawat. Menurut mereka yang paling menguntungkan adalah jenis ikan lele karena penanganannya mudah, lebih cepat besar. Dari pantauan media ini memang peminat kolam terpal cukup banyak, khususnya untuk daerah-daerah yang agak jauh jari dari sungai atau rawa. Sebagian besar memanfaatkan sekitar pekarangan dengan memelihara ikan lele dan ikan nila

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X